Jl. Balar (Balaar) ini adalah komplek perumahan TTB. Menurut penelusuran kami nama Balaar diambil dari nama orang, entahkah orang yang pertama tinggal di situ, atau orang yang membuka jalan itu. Namun teori ini agak lemah, mengingat tidak nbanyak orang yang mengetahui hal ini. Meski perumahan di sini dibangun setelah Jl.Curam, namun lebih luas dan lebih besar dari pada kompleks Jl. Curam. Bahkan jalannyapun menurun lebih curam. Jalan ini termasuk jalan utama, karena merupakan jalan akses dari daerah sekitar Bukit Ketok ke Jl. Jend. Sudirman.
Sama ceritanya dengan Jl. Curam, perumahan disinipun, kelihatan tidak terurus seperti dulu, rumput tinggi, pagarnya mulai rusak dan rumahnyapun mulai terlihat kusam dan tidak terurus sebagai mana komplek TTB di Belinyu pada umumnya.
Sama ceritanya dengan Jl. Curam, perumahan disinipun, kelihatan tidak terurus seperti dulu, rumput tinggi, pagarnya mulai rusak dan rumahnyapun mulai terlihat kusam dan tidak terurus sebagai mana komplek TTB di Belinyu pada umumnya.
Siapa-siapa yang pernah tinggal di sini?